Sobat, kalau kamu lagi cari jalur kerja legal dan jelas ke Jepang, besar kemungkinan kamu bakal ketemu istilah Visa Tokutei Ginou.
Tenang, di artikel ini mimin jelasin pelan-pelan, nggak ribet, tapi tetap sesuai aturan resmi ya.
Visa Tokutei Ginou atau Specified Skilled Worker (SSW) adalah visa kerja khusus dari Pemerintah Jepang untuk tenaga asing yang punya keterampilan tertentu dan memang dibutuhkan di sana.
Program ini mulai jalan sejak 2019 dan sampai sekarang (2025) masih terus dibuka karena Jepang kekurangan tenaga kerja di banyak sektor.
Singkatnya gini, sob:
Tokutei Ginou = visa kerja resmi Jepang untuk pekerja asing yang punya skill spesifik.
Bukan visa magang, bukan juga jalur abu-abu. Ini kerja beneran, kontrak langsung dengan perusahaan Jepang, dan status hukumnya jelas.
Visa ini dibagi jadi dua jenis:
Masa kerja maksimal 5 tahun
Belum bisa bawa keluarga
Fokus ke pekerjaan teknis / operasional
Bisa diperpanjang jangka panjang
Bisa bawa keluarga
Untuk level keterampilan yang lebih tinggi
Biar kebayang, mimin bikin simpel ya:
| Jenis Visa | Hak Kerja | Durasi | Catatan |
|---|---|---|---|
| Trainee / Kenshusei | Terbatas | ±3 tahun | Fokus pelatihan |
| Tokutei Ginou (SSW) | Penuh | Hingga 5 tahun | Kerja resmi & legal |
Kalau sobat niat kerja dan bangun karier, Tokutei Ginou jelas lebih aman dan jelas arahnya.
Nah ini yang sering bikin orang salah paham.
Visa Tokutei Ginou nggak cukup cuma modal dokumen ya, sob.
Ada dua syarat utama:
JLPT minimal N4, atau
JFT-Basic
Ini buat buktiin sobat bisa komunikasi dasar di tempat kerja.
Ujiannya beda-beda tergantung sektor kerja, contoh:
Kaigo → praktik perawatan lansia
Restoran → simulasi pelayanan & dapur
Pertanian → praktik lapangan
Kalau dua ini belum lolos, visa nggak bisa diproses.
Beberapa sektor yang paling sering dibutuhkan Jepang dan banyak diisi pekerja Indonesia:
Kaigo (Perawatan Lansia)
Restoran & Kuliner
Pertanian
Konstruksi
Manufaktur
Permintaannya tinggi karena faktor usia penduduk Jepang yang makin tua.
Mimin ringkas jadi langkah berurutan ya, sob 👇
Sobat harus punya perusahaan Jepang yang mau nerima dan jadi sponsor.
Ini penting banget ⚠️
CoE hanya bisa diajukan di Jepang
Yang ngurus bukan sobat, tapi sponsor/perusahaan di Jepang
Tanpa CoE → visa nggak bisa jalan
Kalau ada pertanyaan soal CoE, langsung ke Immigration Services Agency of Japan.
Ini bukti kalau sobat memang siap kerja, bukan sekadar coba-coba.
Sobat wajib daftar ke SISKOTKLN buat dapetin:
E-KTKLN (Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri)
Tanpa E-KTKLN, pengajuan visa pasti ditolak.
Sekarang semua visa Jepang diajukan lewat Japan Visa Application Center (JVAC), bukan langsung ke Kedutaan.
Di sini dokumen sobat bakal dicek satu-satu. Kalau ada yang kurang atau salah, bakal diminta perbaikan.
Ini daftar dokumen yang wajib ada, sob:
Paspor (masih berlaku)
Formulir permohonan visa + pasfoto terbaru
Ukuran 4,5 x 3,5 cm
Foto 6 bulan terakhir
Tanpa latar, bukan hasil edit, jelas & tidak buram
Formulir wajib pakai QR Code (PDF)
Disarankan isi pakai Adobe Acrobat Reader
Fotokopi KTP
Certificate of Eligibility (CoE) (asli atau fotokopi)
Print-out E-KTKLN dari SISKOTKLN BNP2TKI
Sob, ini jangan sampai kelewat:
CoE nggak bisa diurus dari Indonesia
Registrasi SISKOTKLN wajib
Foto visa yang salah ukuran atau kualitasnya jelek bisa bikin proses tertunda
Kadang hal kecil kayak pas foto justru jadi penghambat.
Visa Tokutei Ginou itu jalur yang jelas, legal, dan realistis, tapi memang butuh kesiapan dari awal.
Kalau alurnya dipahami, prosesnya jauh lebih tenang dan minim drama.
Oh ya sob, ngomongin soal pas foto…
Kalau sobat butuh foto visa Jepang yang benar-benar sesuai standar imigrasi & kedutaan Jepang, sobat bisa datang ke Best Foto Studio.
📸 Kami punya layanan foto visa profesional,
✔️ ukuran tepat
✔️ latar sesuai
✔️ kualitas aman buat JVAC & imigrasi Jepang
👉 Cek layanannya di sini:
https://bestfotostudio.com/pas-foto-profesional/